TRIK MENGHAFAL PANCASILA

Bagaimana cara menghafal Pancasila dengan cepat dan tidak lupa lagi?

   Sebagai orang tua anda perlu senantiasa mendampingi anak anda dalam belajar. Sebagaimana anda pernah mengalami masa kecil, anda tentu pernah merasakan bagaimana susahnya menghafal diwaktu kecil. Seperti kata pepatah "belajar diwaktu kecil seperti mengukir diatas batu sedang saat dewasa seperti mengukir diatas air". Oleh karena itu Anda sebagai orang tua adalah kunci yang membuka dan menginspirasi anak dalam belajar menghafal. 

   Langkah pertama yang sering anda lupakan berdoa dulu sebelum dan sesudah mempraktikkan hal-hal dibawah ini. Karena doa anda terhadap anak anda itu sangat berefek kuatkondisikan putera dan puteri anda agar tenang dan senang, jangan dipaksa dengan hafalan jika anak anda dalam kondisi tidak mood, lagi ngambek, atau tidak konsentrasi, karena hasilnya akan percuma. Buat anak agar senang dan tenang terlebih dahulu, dengan bercerita, memberikan motivasi, memberikan makanan kesukaannya, atau apapun itu... yang anda tahu dapat meningkatkan mood si anak.. dalam hal ini orang tua lebih paham karakter anak masing-masing. Setelah si kecil dikondisikan dan sudah siap baru  anda ajak menghafal. 

   Tanamkan rasa kebanggaan atas teman-temannya jika bisa menghafal duluan, dan rasa malu dan sedih jika bermalas-malasan akan jadi the looser. Jangan lupa memberikan reward dan punishment, ini penting untuk memacu anak agar termotivasi untuk belajar lebih giat. Sebagian besar anak umumnya bertipe Reward yang mana akan sangat suka jika dijanjikan sesuatu, misalnya diajak jalan-jalan ke tempat wisata dsb, dibelikan barang tertentu, baik berupa mainan, kebutuhan sekolah, dsb. Namun ada juga tipe yang tidak tertarik dengan hal tersebut dapat disiasati dengan punishment, dengan "menakuti" si anak nanti nilainya jelek, tidak naik kelas, malu dengan guru dan temannya.
    Selanjutnya kita praktikkan mengajar anak menghafal pancasila:

1. Dalam hal ini anak anda dapat talaqqi (menirukan face to face) / berhadapan langsung dengan anda maupun dengan perantara video tertentu. Tapi saya lebih meyarankan untuk talaqqi dengan orang tua terutama ibu, karena tentunya lebih kuat dalam ikatan emosional, sehingga dengan melibatkan emosi /rasa/perasaan dapat meningkatkan akselerasi menghafal dan kekuatan hafalan. Intonasi Pancasila seyogyanya dilagukan atau naik turun dengan penekanan-penekanan tertentu, tidak datar, (seperti orang baca syair/puisi)  tidak datar, sehingga dapat melibatkan emosi anak.

2. Bacakan sembari diiringi gerakan pembelajaran kinestetik.
  •  "Pancasila" dengan mengangkat tangan kanan setinggi dada, dan merenggangkan 5 jari.
  • "Ketuhanan yang maha esa" dengan mengangkat tangan setinggi-tingginya dan mengacungkan jari telunjuk menunjuk langit. Jelaskan bahwa kita tidak dapat melihat Tuhan, namun lambang bintang adalah ciptaan tuhan yang paling tinggi, sehingga digunakan melambangkan ketuhanan.
  • "Kemanusiaaan yang adil dan beradab" dengan menggandengkan kedua tangan seperti bentuk rantai. jelaskan lambang sila kemanusiaan adalah rantai. Jelaskan bahwa semua manusia itu punya kedudukan yang sama, harus saling toleransi, menghormati, menghargai, tidak boleh menghina, dan saling bekerjasama seperti mata rantai.

  • "Persatuan Indonesia" dengan mengepalkan tangan keatas. Ingatkan kepada anak bentuk kepalan tangan seperti bentuk tajuk pohon beringin.
  • "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan" 
  • Karena agak panjang bagi dua "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan" -- "dalam permusyawaratan /perwakilan"
  • "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia" sambil dijelaskan tangan yang satu  melambangkan padi dan yang satu lagi melambangkan kapas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak ada Jendral dalam korban G30S PKI

 Pembaca yang terhormat, anda harus tahu bahwasanya tidak ada Jendral dalam korban G30S PKI. Dari semua korban paling senior yaitu letnan je...