Thariq bin ziyad Penakhluk andalusia

assalamualaikum warhmatullahi wabarakatuh
saudara saudaraku sekalian dimanapun anda berada.
Berjarak setahun setelah misi intelijen Tharif bin Malik  yang sukses, Musa bin Nushair, Gubernur Afrika Utara memutuskan untuk segera dilakukan penaklukan terhadap Andalusia.Lalu diangkatnya Thariq bin Ziyad (50-102H/670-720 H) sebagai Panglima perang. Dan sedikit sekali buku sejarah kita yang dipelajari di madrasah menuturkan bahwa Thariq bin Ziyad adalah bangsa Berber Afrika Utara ,bukan bangsa Arab. Begitulah betapa bijak Musa bin Nushair dalam membuat keputusan fair tanpa memandang kebanggaan terhadap sukunya atau kaumnya. Beliau tentunya paham betul bahwa tidak ada kelebihan atas orang aram dan orang ajam (nonarab) kecuali ketaqwaannya. Thariq bin Ziyad dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena Kapasitas dan kapabilitasnya.Hal ini juga diperkuat dengan fakta Thariq adalah suku asli barbar(amazing)Afrika Utara yang mana merupakan unsur terbesar dari pasukan penakhluk yang diberangkatkan. Dengan demikian akan sangat menguntungkan dalam hal komunikasi terhadap pasukannya, mengingat saat itu belum banyak muslim barbar yang menguasai bahasa Arab, sementara itu Thariq menguasai baik bahasa Arab maupun bahasa Barbar. Disampingnya itu keberadaan Thariq sebagai putra pribumi Maghribi tentunya jika akan meningkatkan mental psikologis dan semangat pasukan yang didominasi oleh kalangan barbar, dan mengikis fanatisme kesukuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak ada Jendral dalam korban G30S PKI

 Pembaca yang terhormat, anda harus tahu bahwasanya tidak ada Jendral dalam korban G30S PKI. Dari semua korban paling senior yaitu letnan je...